salam...

Rabu, 05 September 2012

cara terbaik untuk mengeluarkan saus tomat dari botolnya


Halo lagi! Arigatou nah telah berkunjung ke blog ini^^
Sekarang mari bagi pengetahuan kecil...enjoy to read.
                Berikut ini masalah mekanik klasik. Bagaimana cara terbaik untuk mengeluarkan saus tomat dari botolnya?
                Cara paling baik, seperti yang pernah diperagakan oleh seorang pelawak terkenal, adalah memegang botol pada pangkalnya kemudian mengayungkannya kuat-kuat membentuk lingkaran dan menyentaknya seperti tali laso (yang biasa dipake para koboy*bloger). Tantu saja, saus itu akan berlepotan mengotori dinding, tapi memang itulah cara terbaik jika tujuan Anda hanya mengeluarkan seluruh isinya. Betul, ‘kan?
                Ada satu cara lain yang mungkin sering Anda saksikan di renstoran-restoran: menunggingkan botol di atas piring, kemudian memukul-mukul pantatnya. Padahal yang mereka perbuat boleh jadi akan membuat Isaac Newton menggeliat bangun di tempat peristirahatan terakhirnya di Westminster Abbey. Sir Isaac Newton telah mengajarkan kepada kita (setidaknya itu yang ada dalam pikirannya) tiga buah hukum tentang gerak, kaidah-kaidah dasar mekanika yang mengatur gerak segala sesuatu. Andai saja ia sudah mengenal saus tomat (yang baru datang ke Inggris sekitar beberapa lama setelah kematiannya pada tahun 1727), boleh jadi ia akan mengeluarkan hukum keempatnya,  yang berbunyi: “Siapa pun yang memukul pantat botol saus hanya akan membuat isinya melesak semakin dalam.” Atau, karena menurut Sir Isaac setiap aksi mempunyai sebuah reaksi yang sama besar tetapi berlawanan arah, berarti saus tomat atau sambal akan semakin sulit dikeluarkan--padahal bukan ini tujuan Anda.
                Sebaliknya, metode yang diperkenalkan oleh pelawak di atas paling sesuai dengan hukum Newton karena Anda memberikan sebuah gaya sentrifugal, ke arah luar, baik kepada botol kecap maupun isinya, tetapi setelah itu Anda menahan botolnya (semoga tangan Anda tidak berminyak) sehingga hanya saus tomat yang masih di bawah pengaruh gaya sentrifugal.
Jadi bagaimana kira-kira saran Sir Isaac Newton untuk mengeluarkan saus tanpa terlalu menarik perhatian? Untuk ini ada dua cara.
                Pertama, Anda dapat mengubah sedikit metode gaya sentrifugal sang prlawak dengan memegang botol mendatar kemudian menyentakkanya ke depan , sedemikian sehingga ujung botol membentuk lintasan busur pendek ke arah bawah. Seperti pada cara sang pelawak, saus akan mengalami gaya sentrifugal ke arah luar dari pusat lingkaran dan karena itu bergerak ke luar melalui leher botol, yang mudah-mudahan bisa tepat masuk ke piring Anda, bukan ke teman santap yang Anda undang. Yang belakangan dapat terjadi andaikata busur lingkaran Anda terlalu tinggi di atas piring.
                Coba deh. Cara kedua yang paling aman adalah menyentakkan botol dari atas ke bawah sepanjang sumbunya sambil mengarahkannya langsung ke piring tetapi berhenti tepat sebelum menyentuh makanan.
Dalam manuver ini saus dalam botol akan tertipu. Benda cair kental itu akan tetap bergerak ke luar ke arah piring walaupun botolnya sendiri telah berhenti, sama seperti pengemudi tanpa sabuk pengaman yang akan membentur kaca depan apabila mobilnya dihentikan mendadak menggunakan rem paling sederhana--tiang telepon. Atau, seperti yang akan dikatakan oleh Sir Isaac (kalau hidup di zaman ini), “Tubuh yang sedang bergerak akan terus bergerak sampai dihentikan oleh kaca depan mobil.”
                Jika botol masih baru atau baru diisi ulang (restoran biasa melakukannya), mula-mula kendurkan kumpulan saus dengan memutar bilah pisau meja Anda di bagian dalam leher botol.
                Satu-satunya masalah adalah bahwa ketika Anda duduk di depan meja, Anda mungkin tidak memiliki jarak dorong yang memadai di atas piring untuk mengerjakannya. Jadi berdirilah.
*-*
Okeh! Keren, ‘kan? Ya, iyalah siapa dulu dong? Ini kan buatan bapak saya, tuan Robert L. Wolke, peneliti sekaligus gurubesar  yang tinggal di Pittsburg itu~(ngaku-ngaku).
Ehehe, just kidding sodara-sodara. Win kutip dari buku yang baru dibeli di toko buku 19 Agustus 2012 kemaren.
 Jadi? Ada komentar?^^

Thankyou for visiting my blog. Nothing useless in this world.

1 komentar: